Pemerintah Dinilai Berhasil Stabilkan Harga Bapok

2017-05-23 07:37:57 - oleh : Admin Web

Manokwari, Mediapapua.com - Pemerintah dinilai cukup berhasil dalam menstabilkan harga bahan pangan pokok menjelang bulan Ramadhan 2017. Biasanya, dua pekan menjelang Ramadhan, sejumlah harga pokok di pasaran melambung tinggi.

“Menjelang Ramadhan 2016 dan tahun-tahun sebelumnya, harga bahan pokok naik cukup tinggi tapi tahun ini stabil. Kalau kondisinya seperti ini terus, kami pedagang maupun pembeli senang,” kata Maulana, salah satu pedagang di Pasar Wosi, Selasa (16/5/2017).

Maulana mengutarakan, sejak awal tahun hingga menjelang Ramadhan tahun ini, pasokan barang dari luar ke Manokwari cukup lancar. Hal ini sangat berpengaruh terhadap penerapan harga ditingkatkan pedagang.

Menurutnya, pasokan barang dari petani setempat pun cukup stabil. Diharapkan, kondisi ini berlangsung secara berkesinambungan. “Presiden Jokowi dan Menterinya cukup berhasil. Tahun lalu tidak seperti ini, tahun ini bagus,” tukasnya.

Dia menyebutkan, harga cabai rawit, bawang merah, bawang putih hingga beras saat ini stabil, meskipun Ramadhan tersisa beberapa hari kedepan. “Tahun lalu cabai rawit hampir tembus Rp 100 ribu perkilogram, sekarang masih berbahan Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu. Bawang juga dulu naik cukup tinggi saat mau puas,” terangnya.

Senada diungkapkan, Fuad salah satu pedagang daging ayam di Pasar Wosi mengatakan, harga daging ayam potong saat ini masih cukup stabil. "Disini kita jualnya perekor, untuk ayam potong segar kita jual Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu. Kadang kalau sudah sore Rp 50 ribu per ekor, yang penting modal kembali,” ucapnya.

Fuad menjelaskan, pasokan ayam potong di Manokwari, saat ini sudah bisa dipenuhi dari para peternak lokal. Meski demikian, peternak masih mengharap pasokan pakan dan anakan atau bibit ternak dari wilayah Jawa.

Saat ini, pasokan ayam siap potong dari ternak lokal sedang berkurang. Diharapkan hal ini tidak berlangsung hingga Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri nanti.(mp-17)